• Coretan Dari Negeri Senja
  • Doing The Best
  • Maroko Dirikan Sekolah Medis Berbasis Bahasa Inggris

Maroko Negeri Eksotis di Ujung Barat Dunia Islam



Judul Buku : Maroko Negeri Eksotis di Ujung Barat Dunia Islam
Penulis       : Muannif Ridwan, Hafidzul Umam, Kusnadi El Ghezwa dkk.
Editor         : Ardian Syam
Penerbit     : Jentera Pustaka
Cetakan     : I - Januari 2014
Tebal         : 295 Halaman
ISBN         : 978-602-14169-8-3
Peresensi  : Muannif Ridwan

Negeri Maghrib (Matahari terbenam), ketika kita mendengar kalimat ini pastinya akan tertuju ke Afrika Utara, tepatnya Kerajaan Maroko. Yah Maroko..., sebuah Negara Islam yang bermadzhab Maliki tulen di ujung barat dunia Islam. Agama Islam di negeri ini dikembangkan dengan menghargai tradisi lokal, seperti yang dilakukan oleh para dai atau wali songo ketika menyebarkan Islam di tanah Jawa.

Kini Maroko dikenal sebagai negara Arab yang gaul dengan nuansa Eropanya yang kuat, tetapi tak mau kehilangan akar tradisi Arab dan Islam. Kebebasan berpendapat dan tradisi berpikir sangat terbuka di negeri Ibnu Batutah ini. Pemerintah tidak memaksa rakyatnya untuk berpola pikir secara kaku atau seragam. 

Barangkali salah satunya adalah karena faktor penguasa Maroko saat ini, Raja Muhammad VI, seorang lulusan Eropa yang berpikiran Modern. Ia bertekad untuk memodernkan Maroko, namun tetap melandaskannya kepada ajaran Islam. Wajar, jika berbagai aliran Islam banyak berkembang di negeri ini, seperti Islam “Salafi” atau yang biasa kita kenal dengan Islam garis keras.

Maroko juga dijuluki dengan “Negeri Tiga Budaya”. Dikarenakan tercampurnya akulturasi tiga budaya yang kental, yaitu budaya timur tengah, budaya Eropa, dan budaya Afrika. Letak geografis Maroko yang berada di benua Afrika menjadikan Maroko berbudaya Afrika, Kebudayaan Arab Timur Tengah yang diadopsi di sini menjadikan Maroko bernuansa Negeri Timur Tengah dan letak Maroko yang berdekatan dengan Eropa, membuatnya sangat eksotis dengan nuansa Eropanya.

Dari sisi pariwisata, Maroko merupakan negeri eksotis yang kaya dengan obyek wistanya, ada Gurun Sahara yang merupakan gurun terluas di Afrika, kemudian multaqol bahrain (pertemuan dua laut) antara laut Pasifik dan laut Mediterania, dimana tempat ini digambarkan dalam Firman Tuhan, Al-qur’an Surat Al-Rahman ayat 19-20, ada juga kota bersejarah, Fez yang disebut kota budaya dan tentunya masih banyak yang lainnya. Maka tak heran, jika Maroko merupakan salah satu Negara favorit wisatawan dunia yang sering mereka kunjungi.

Buku yang ditulis kader-kader muda NU ini juga mengungkap keeksotisan Maroko dari berbagai sisi; kebudayaan, religiusitas keagamaan, sejarah ulama, pariwisata dan peluang beasiswa yang diberikan kepada pelajar-pelajar dunia, termasuk Indonesia. 

Anda tertarik untuk membaca dan memiliki?
Untuk versi cetaknya, buku ini dapat diorder melalui: 
- Muannif Ridwan (Pin BB: 26ADE27C / Phone: 081261412680/ 087883854140)
- Hafidzul Umam (Pin BB: 23A5C770 / Phone: 08989909236)
Sedangkan untuk versi ebooknya dapat didownload di: wayangforce.co.id, getthescoop.com dan qbaca.com.

read more →

Dalam Ruang Gelapku

Didalam ruang yang sempit dan sunyi ini
Tak mungkin aku terus berdiri 
Menunggu sebuah jawaban yang tiada pasti
Tak ada gerak, hanya diam mematung sendiri

Dalam diam ada sebuah angan
Angan dalam sebuah kegelapan
Lepaskan dan biarkan aku terbang ke awan
Jangan biarkan aku terlarut dalam lamunan

Biarlah aku berlari
Menuju persinggahan baru penuh imaji
Bila kuharus tetap disini
Izinkanlah aku menyalakan api

Meski aku sadar, api akan membuat dua pilihan
Dia akan menerangi, atau api akan membakarku disini
Terkapar dalam ruang kegelapan dan ketidakberdayaan
Tak ada malaikat penolong pemberi harapan

*Fadesa - (22/06/14).
read more →

Istana Bahia - Marrakech.

Bila anda gemar mengunjungi situs situ bersejarah peninggalan kekhalifahan islam dan berbagai tempat wisata serta hiburan, mungkin perlu mempertimbangkan untuk berkunjung ke Maroko sebagai daftar wisata liburan anda. Belakangan ini, Maroko menjadi salah satu tujuan wisata yang populer di dunia. Hal ini karena ternyata Maroko memilki beragam jenis tempat wisata yang eksotis dan menawan.

Salah satu kota terpoluer yang menjadi  destinasi utama di Maroko adalah kota Marrakech. Kota ini dibangun pada 1062 M oleh Yususf bin Tasyfin atau Ibnu Tasyfin dari Dinasti Murabitun. Dinasti ini menguasai Maroko setelah kekuasaan Dinasti Fatimiah di negeri itu tumbang.

Dikota ini terdapat bangunan bangunan kuno yang masih terawat rapi dan istana peninggalan dinasti masa silam. Secara umum, fisik bangunan yang terdapat di Maroko masih tertinggal jauh dibanding negara arab lainnya. Namun, dibalik bangunan-bangunan kuno tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara khususnya dari Eropa. Tak heran jika jumlah wisatawan asing di kota marrakech tiap tahunnya meningkat.

Sebut saja istana Bahia, istana ini dibangun sekitar ahir abad ke-19, yakni antara 1894 dan 1900 atas perintah perdana menteri kesultanan saat itu, Si Moussa. Pembangunannya dimaksudkan utuk menjadi istana terbesar pada masanya. Dinamakan Bahia karena istana tersebut diperuntukan bagi salah seorang permaisuri yang bernama Bahia. Dari keempat istri raja, Bahia adalah yang paling disayang sang raja karena melahirkan anak laki-laki pertama.

Bangunan megah yang memilki 160 kamar ini merupakan hasil karya arsitek Muhammad Al-Mekki dari Marrakech yang berdiri kokoh diatas lahan selua 8.000 meter persegi. Meskipun gaya art deco pada saat Maroko menjadi negara proktektorat sangat digandrungi namun sang arsitek sengaja mengadaptasi semua elemen yang digunakan dari arsitektur Istana Nasrid di Spanyol yang dilebur menjadi arsitektur Maroko.

 Untuk menambah keindahan arsitekturnya, pada bagian ruang tengah selalu terdapat kolam pancuran dengan udara terbuka yang menjadi ciri khas bangunan Maroko. Dibagaian taman dilengkapi dengan berbagai macam tanaman seperti jeruk, anggur dan pisang. Dikomplek istana juga terdapat taman kecil yang difungsikan sebagai tempat bermain dan beristirahat keluarga raja.

Bangunan yang kaya akan berbagai macam unsur arsitektur ini menjadikan istana Bahia tak pernah sepi dari pengunjung. Bahkan, karena keunikan arsitektur yang dimilikinya, istana ini pernah digunakan sebagai tempat kediaman resmi Louis Lyautey, seorang Jenderal Perancis yang memimpin pasukan di Maroko pada era kolonial. Kini, marrakech menjadi salah satu kota budaya yang dilindungi oleh UNESCO.




read more →

Menjelajahi Istana Lumpur di Ouarzazat

Maroko, walaupun letaknya berada di benua Afrika, alamnya tak jauh berbeda dengan wilayah Asia yang subur, hijau dan terdapat pengairan dimana-mana. Sehingga tak jarang pelancong dari manca Negara tercengang melihat kesuburan tanah Maroko yang dipenuhi dengan pepohonan dan penghijauan disegenap wilayah.

Berbicara tentang Maroko maka pertamakali yang terlintas dalam benaku adalah bangunan-bangunan kuno nya yang masih berdiri kokoh dan benteng-bentengnya yang masih terjaga rapi hingga sekarang. Yang terahir adalah keeksotisannya. Yah, Maroko terkenal dengan Negara eksotis. Jika anda ingin berwisata ke Maroko maka jangan lewatkan untuk menjelajahi daerah kawasan selatan Maroko.

Berwisata ke destinasi Selatan Maroko memang menyenangkan. Biasanya para pelancong memulai perjalanannya dari kota Marrakech atau yang terkenal dengan kota Merah. Dari situ banyak sekali jasa travel yang siap membawa anda menuju kota wisata kawasan selatan Maroko. Tepatnya di Sahara, Ouarzazat dan kota-kota indah dan mungil lainnya.


Tetapi jika anda ingin melihat keajaiban istana lumpur maka datanglah ke Ouarzazat. Ternyata di Ouarzazat banyak sekali obyek wisata yang sarat dengan nilai sejarah dan kaya arsitektur. Tidak hanya itu, keindahan alamnya juga memukau karena banyak pepohonan rindang dan air sejuk yang mengalir dari pegunungan menjadikan kota sebelah timur selatan Marrakech  ini sebagai kota yang tenang. Sesuai arti namanya, Ouarzazat dalam bahasa Berber berarti ‘’tanpa suara’’ atau ‘’tanpa kebingungan’’. Meski kota ini terbilang kecil karena penduduknya tidak lebih dari 100.000 orang ,namun demikan Ouarzazat bisa dianggap sebagai kota besar di Sahara Maroko.

Dikota ini kita bisa melihat lebih dekat keindahan rumah khas tradisional Maroko selatan yang terbuat dari lumpur dan dipagari dinding yang terbuat dari bahan yang sama. Ketika melewati lorong-lorong istana tersebut spontan pikiran kita dibawa terbang, seolah kita sedang hidup pada zaman dahulu dimana belum ada semen dan pasir. Bukan hanya itu, kita juga bisa bermain petak umpet didalamnya. Ketika berada diatas istana kita akan menemukan pemandangan yang sangat menakjubkan. Disini biasanya para pelancong mengabadikan perjalannya dengan mengguakan kamera setelah menjelajahi istana tersebut mulai dari bawah, samping hingga keatas.

Kerumunan istana lumpur ini diberi nama Ait Ben Haddu. Dimana pada tahun 1987 istana lumpur yang berada di kota Ourzazat ini mengundang UNESCO untuk menjadikannya sebagai situs warisan dunia.

Tidak banyak yang menetap ditempat ini, hanya terlihat beberapa penjual pakain tradisonal dan barang-barang unik khas Maroko. Para pelancong akan mendapatkan informasi mengenai bangunan istana tersebut dan informasi menarik lainnya seputar Maroko jika didampingi oleh guide. Biasanya setelah selesai mengantar perjalanan sang guide meminta upah perkepala 20 dirham.


Selain suasana kotanya yang menarik, jika wisatawan mengambil jalur dari arah Marrakech, beberapa kilo meter sebelum masuk kota akan dikenalkan dengan studio besar kebanggaan Ouarzazat dan tentunya Maroko. CLA Studio Ouarzazat, tempat beberapa film hollywood di produksi yang di antaranya, Gladiator, The Black Hawk Down, Kingdom of Heaven, Tea in The Sahara, Troy, Sahara, Alexander The Great, Hidalgo, dan Mummy I dan II.
read more →

Belajar Dengan Alam

Ketidakpastian tentang apa yang akan terjadi pada sebuah perjalanan hidup adalah hal yang sangat mengasyikan. Tuhan akan mengajari kita tentang kehidupan dari orang-orang yang kita temui di perjalanan dan dari kejadian yang kita alami dalam perjalanan tersebut. Selalu ada cerita dari sebuah perjalanan, selalu ada makna dalam perjalanan tersebut.

Mungkin perjalananku belumlah seberapa atau bisa dikatakan baru setetes keringatnya saja jika dibandingkan dengan cerita perjalanan orang-orang hebat pada jaman dahulu. Sepeerti  Colombus, Marcopolo, Ibnu Batutah, panglima Cengho, Hang Tuah, dan masih banyak cerita lain tentang kisah seorang pengembara. Cerita mereka abadi tidak habis oleh waktu. Saat mereka pulang, mereka membawa cerita akan sebuah makna, sebuah harapan, dan sebuah kekuatan. 

Akupun menyadari bahwa aku bukanlah orang hebat seperti mereka atau seorang backpacker yang telah keliling Indonesia atau keliling dunia. Aku hanya seorang yang senang untuk berjalan menapaki setiap jengkal tanah ini. Tanpa sebuah tujuan, hanya mencari cerita dan makna akan perjalanan tersebut. Sebuah perjalanan sederhana. Sekarang, lalu dan nanti. Hal itu aku lakukan karena termotivasi oleh pesan seorang guru. Ia berkata bahwa “Jika kamu ingin menemukan kejujuran, keadlilan dan arti kehidupan yang sesungguhnya maka belajarlah dengan alam”.

Saat itu aku mencoba berkontemplasi diri, salah satu cara agar bisa menemukan maksud dari perkataan tersebut adalah dengan melakukan perjalanan. Salah satu tempat yang sering aku kunjungi untuk menemukan kedamaian adalah gunung. Meski gunung yang telah ku daki tidak banyak setidaknya aku bisa belajar banyak dan menemukan banyak hikmah dibalik perjalannku itu. Gunung yang pertamakali kudaki adalah gunugn Wilis yang terletak dikawasan daerah Nganjuk Jawa Timur, Gunung ini memiliki ketinggian 2552 meter, serta puncaknya berada di perbatasan antara enam kabupaten yaitu Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, dan Trenggalek. Dari gunung ini aku menemukan pelajaran baru yang sangat berharga bagi kehiduapanku yaitu arti sebuah perjuangan. Selanjutnya di gunung Lawu yang terletak di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.265 m. , tepatnya di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Status gunung ini adalah gunung api "istirahat" dan telah lama tidak aktif, terlihat dari rapatnya vegetasi serta puncaknya yang tererosi. Di lerengnya terdapat kepundan kecil yang masih mengeluarkan uap air (fumarol) dan belerang (solfatara). Di gunung aku menemukan pelajaran lain yaitu pentingnya sebuah kebersamaan. Begitu juga ketika perjalanan menuju gunung-gungung lainnya seperti Panderman, Arjuno, Bromo semuanya memilki makna dan cerita tersendiri untukku. Saat aku berjalan, aku menjadi diriku sendiri, yang polos dan sederhana. Tanpa sebuah atribut mewah apapun, tanpa sebuah ekspektasi yang menggantung, tanpa kemunafikan yang mengelilingi. Hanya ada Aku dan Kehidupan.

Belajar dari dinginnya malam yang sepi, belajar dari angin yang menghembus, belajar dari hijaunya daun dan pepohanan. Belajar dari hangatnya sang surya, belajar dari tiap tetes air yang ada. Alam banyak memberiku pelajaran tentang kehidupan ini, Alam itu jujur tanpa sebuah kebohongan dan kemunafikan. Dipuncak gunung aku bisa melihat kebesaran Tuhan akan keindahan ciptaan-Nya. Tidak ada satu manusiapun yang bisa menciptakan ini, hal ini meyakinkanku bahwa Allah itu ada. 

Tuhan memiliki caranya sendiri dalam memberikan pertolongan atau petunjuk kepada manusia. Saat kita yakin Allah akan memberikan pertolongannya. Pernah beberapa kali aku sempat kehilangan arah dalam pendakian, namun Allah selalu menolong. Kami selalu bisa keluar dari gunung dengan selamat. Meski melewati jalan yang tidak pernah kami tahu. Begitupun sering aku mendapat petunjuk dari orang yang aku temui disetiap perjalanan. 

Aku belajar arti kebahagiaan dari sebuah keluarga sederhana yang tinggal dekat jalan tol , mereka menjamu ku dengan makanan sederhana. Mereka mengantarkanku ke tempat tujuan. Karena aku tersesat. Aku belajar tentang sabar dan yakin akan Allah dari seorang penjual keripik. Aku belajar tentang perjuangan hidup dari seorang penjual mie gendong. Aku belajar arti tanggung jawab dari seorang supir angkot. Masih banyak kisah yang pernah aku alami. 

Hingga saat ini, aku merasa masih menjadi manusia bodoh yang haus akan ilmu dan makna akan kehidupan. Layaknya sang petualang dunia –Ibnu Batutah- maka aku harus terus melakukan perjalanan. perjalananku belumlah berakhir, akan ada petualangan lainnya, akan ada cerita lainnya yang akan kutemukan di negeri seribu benteng ini, selagi kehidupan ini ada untukku. Maka, perjalananku untuk belajar dengan alam ini akan terus berlanjut, aku akan terus belajar dengan alam  hingga waktu menghentikan semuanya.  
read more →

Maafkan Aku, Harus Meninggalakanmu


Tanpa sengaja aku menabrakmu     
Tanpa terpikirkan melalui kejadian itu aku akan mengenalmu   
Tanpa terasa aku sering bertemu denganmu  
Tanpa tersadari nyatanya aku semakin akrab denganmu  

Kini hari-hariku selalu dekat denganmu
Kini setiap langkahku selalu beriringan dengan langkahmu
Kini kau selalu menghiasi hari hariku
Kini kau membuatku tak bisa hidup jauh darimu


Awal jumpa denganmu bagai memulai satu kisah dalam hidupku..
Tak pernah kusangka hatiku pun mulai terpikat padamu..
Ada rasa ragu menyelimuti hatiku dikala cintaku bersemi untukmu..
Karna kutau disana orang tuamu sudah menyediakan calon pendampingmu..

Kumundurkan langkah kakiku saat kutau ortumu tak menyetujui hubunganmu denganku..
Semakin aku menjauhimu semakin aku merindukanmu..

Tak terasa begitu cepat aku mengagumimu
Kau tiba begitu saja masuk dalam hidupku
Menerobos pagar hati yang kutata rapi dalam diri
Dengan cepat layaknya halilintar menyambar bumi
Kau berikan perubahan yang berarti dalam hidup ini
Kau dapat merubah warna hitam menjadi putih
Memberi rasa manis dalam pahitnya perjalanan hidup ini
kau buatku setiap waktu mengingatmu
Kau berikan rasa rindu yang membekas dalam relung hatiku
Dosakah aku yang selalu mengingatmu dan terkadang lupa pada Tuhanku

Tetapi, maafkan aku jika aku harus meninggalakanmu,

karena kutau orang tuamau tidak akan pernah merestui hubungan ini.
read more →
Sumber : http://kolombloggratis.blogspot.com/2011/03/tips-cara-supaya-artikel-blog-tidak.html#ixzz2PokS4tPJ